Wednesday, September 10, 2014

Mengapa Kita Menguap?

Menguap selalu identik dengan mengantuk, meskipun kajian akademis punya jawaban yang lebih ilmiah soal ini.
Tim peneliti Universitas Binghamton menyimpulkan bahwa menguap ada hubungannya dengan suhu di otak kita. Artinya, menguap berfungsi untuk “mendinginkan” otak kita.
Analoginya sebagai berikut: Otak kita bekerja seperti halnya komputer. Nah, komputer bisa beroperasi dengan efisien bila tetap dingin. Karena itulah dibutuhkan komponen seperti kipas, heatsink, agar komputer tidak cepat panas dan berhenti bekerja.
Demikian juga kerja otak, pemanasan yang terjadi lewat aktifitas berpikir dan bergerak membuat suhu di otak meningkat tajam. Menguap pun merupakan solusi untuk mengembalikan suhu yang stabil bagi aktifitas otak itu sendiri.
Menguap juga tampaknya menjadi bagian dari sebuah momen transisi dalam otak. Seperti misalnya pada periode sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Kondisi seperti multiple sclerosis (melibatkan disfungsi thermoregulatory), migrain dan kejang epilepsi ditengarai juga menjadi penyebab serangan menguap yang berlebihan.
Lantas, mengapa menguap begitu mudah menular?
Para peneliti tersebut meyakini, kita sering ikut menguap bila melihat orang lain lebih dulu menguap sebagai mekanisme otomatis dan terkait dengan sugesti. Studi menunjukkan bahwa menguap juga menular mungkin terkait dengan kecenderungan ke arah empati; mencoba memahami sebuah berhubungan dengan orang lain.
Diperkirakan, 55% orang akan menguap dalam waktu lima menit setelah melihat orang lain menguap.
Uniknya, sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa anak-anak dengan gangguan spektrum autisme tidak meningkatkan frekuensi menguap setelah melihat video orang lain menguap. Hal ini mendukung klaim bahwa penularan dalam menguap berhubungan dengan kapasitas empatik.
Sumber: http://www.beritaunik.net/tahukah-kamu/tahukah-kamu-mengapa-kita-menguap.html

Penyebab Bau Kaki

Bau kaki tidak sedap cukup mengganggu karena pada tingkat yang sudah parah, bau kaki tidak sedap akan mudah tercium dari jarak yang cukup jauh. Hal ini tentu akan mengganggu aktivitas anda, tidak hanya anda yang terganggu, tetapi juga orang-orang yang ada di sekitar anda. Untuk itu melalui artikel ini saya mencoba untuk berbagi informasi mengenai cara menghilangkan bau kaki tidak sedap yang biasa kita temui. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

Jika selama ini kita menganggap bahwa keringat pada kaki kita yang menyebabkan bau maka hal itu keliru. Karena bau kaki yang tidak sedap sebenarnya disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak pada sepatu dan kaki kita. Dengan adanya keringat yang berlebih di kaki kita maka perkembangan bakteri tersebut akan semakin cepat sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Bagi anda yang selama ini menganggap bau kaki sebagai hal yang biasa dan tidak mengganggu maka sebaiknya anda berfikir ulang, karena dampaknya juga akan berpengaruh pada orang-orang di sekitar anda karena mereka akan mencium bau yang tidak sedap secara terus menerus, selain itu anda juga akan di cap sebagai orang yang tidak bisa merawat diri. Nah, jika anda tertarik untuk menghilangkan bau kaki tidak sedap, anda bisa mencoba cara menghilangkan bau kaki tidak sedap berikut ini.


Penyebab Munculnya Bau Kaki Tidak Sedap

Cara Menghilangkan Bau Kaki Tidak Sedap Dengan Mudah

1. Menggunakan kaos kaki basah.
2. Menggunakan kaos kaki yang lama tidak pernah di ganti.
3. Memakai sepatu yang tidak pernah di cuci.
4. Banyaknya keringat pada kaki.
5. Kuku kaki tidak dibersihkan.
6. Memakai sepatu dengan ukuran yang sempit.
7. Adanya luka pada kaki sehingga menimbulkan infeksi.
 
Cara Menghilangkan Bau Kaki

1. Bila bau kaki anda memiliki bau yang tidak sedap, maka anda bisa mengatasinya dengan merendam kaki anda dengan air teh atau air perasan jeruk nipis secara rutin minimal sekali dalam seminggu.

2. Hati-hati sat memotong kuku kaki dan membersihkan kotoran pada sisi kuku jempol kaki karena dapat menyebabkan infeksi dan membuat kaki menjadi bau.

3. Hindari berjalan di lumpur, di pasir atau di tempat yang berdebu karena dapat membuat material kecil tersebut masuk ke celah kuku jempol kaki, jika tidak rajin dibersihkan akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

4. Hindari menggunakan kaos kaki dan sepatu yang basah atau lembab karena akan membuat bakteri cepat berkembang dan menyebabkan bau kaki yang tidak sedap.

5. Pilihlah sepatu yang memiliki lubang udara yang cukup hal ini bertujuan agar kaki tidak mudah berkeringat. Karena kaki yang berkeringat akan membuat bakteri cepat berkembang dan dapat menimbulkan bau kaki.

6. Untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab bau kaki tidak sedap, anda bisa menjaga kondisi kaki anda tetap kering, selai itu cucilah kaki anda menggunakan sabun anti bakteri.

7. Jika sepatu anda basah, masukkan beberapa lembar tisu atau kertas koran untuk memudahkan penyerapan air sehingga sepatu anda cepat kering.

8. Bagi wanita yang menggunakan stocking, pilihlah stocking yang berbahan dasar katun agar mudah dalam penyerapan keringat pada kaki.


Sumber : http://www.tiportips.com/2013/07/Tips-Cara-Menghilangkan-Bau-Kaki-Tidak-Sedap.html

Pelemakan di Liver

Pada kehidupan modern sekarang ini, makanan berkalori tinggi dan kurangnya aktivitas fisik mudah sekali membuat seseorang menjadi cepat gemuk. Akan tetapi selain kegemukan di bagian luar, organ tubuh bagian dalam pun dapat mengalami kegemukan yakni dalam hal ini hati mengalami perlemakan atau yang dikenal dengan penyakit perlemakan hati atau Fatty Liver

Apakah fatty liver itu?
Perlemakan hati berarti adanya pengumpulan lemak yang berlebihan di dalam sel-sel hati kita. 

Secara umum, sel hati yang normal sudah mengandung lemak, namun kandungan lemaknya tidak tinggi. Ketika akumulasi lemak hati mencapai lebih dari 10% berat hati, hal inilah yang dikenal sebagai fatty liver. Pada keadaan ini, sebagian sel-sel liver yang sehat sudah diganti dengan sel lemak. Liver pun sudah berubah warnanya menjadi kuning mengkilat karena berlemak, membesar dan lebih berat dari keadaan normal. 

Fatty liver umumnya tidaklah berbahaya, karena fungsi liver sebenarnya juga tidak terganggu, akan tetapi dalam jangka panjang, fatty liverberpotensi menjadi penyebab kerusakan hati dan sirosis.

Jenis penyakit fatty liver dapat dimulai dari 1) Steatosis (hanya perlemakan hati), 2) Steatohepatitis (perlemakan hati disertai dengan inflamasi). Keadaan ini dapat terjadi karena (1) konsumsi alkohol yang berlebihan yang disebut dengan ASH (Alcoholic Steatohepatitis), atau (2) bukan karena alkohol yang disebut NASH (Nonalcoholic Steatohepatitis)

Fatty liver jarang menimbulkan keluhan, karena penimbunan lemak ini terjadinya secara perlahan-lahan. Gejala klinis yang dikeluhkan penderita adalah perut terasa penuh, Hal ini disebabkan karena lemak kebanyakan menumpuk di hati bagian atas. Ketika kondisi memburuk, pasien bisa merasa letih, berat badan merosot, tidak nyaman di perut, lemah, dan pening. Penderita umumnya tidak mengetahui sedang menderita fatty liver dan baru diketahui setelah melakukan check up lengkap karena penyakit lainnya. 


Apa penyebab dari perlemakan hati?
Jika hepatitis A, B, C lebih disebabkan karena virus, sedangkan gangguan perlemakan hati lebih diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Konsumsi makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi yang terlalu sering bisa menimbulkan perlemakan hati. Begitu juga dengan kebiasaan mengonsumsi alkohol, kondisi obesitas atau kelebihan berat badan. 


Beberapa hal lainnya yang dapat meyebabkan terjadinya fatty liver yakni antara lain :
- Obat-obatan. 
- Gangguan maupun perubahan hormonal misalnya kehamilan. 
- Sindrom gangguan metabolik. 
- Diabetes. 
- Penurunan berat badan yang drastis dan kekurangan gizi. 

Siapakah yang beresiko menderita fatty liver?
- 80% penderita fatty liver adalah obese untuk NASH (Nonalcoholic Steatohepatitis). Resiko fatty liver meningkat bagi yang kelebihan 
  berat dan obese. 
- Penderita diabetes. 
- Penderita dengan jumlah trigliserida yang tinggi.

Apakah konsekuensi dari perlemakan hati?
Perlemakan hati menyebabkan hati menyimpan lemak, padahal seharusnya ia membakar lemak dan membuang kelebihan lemak dari tubuh anda. Perlemakan hati sebetulnya merupakan akumulasi trigliserida dan jenis lemak lain di dalam sel hati. Jika ruangan pada hati dan sel-sel hati ini dipenuhi oleh lemak, maka hati tidak mampu menyaring dan membersihkan aliran darah secara efesien dan aliran darah menjadi penuh dengan racun dan lemak. 

Pengobatan terbaik bagi kondisi ini adalah meninggalkan hal-hal yang bisa menjadi faktor penyebab. Faktanya memang pada orang kegemukan, perlemakan di hati akan berkurang ketika berat badannya berkurang. Pada pengguna alkohol, kadar lemak di hati berkurang jika ia berhenti "minum". 

Sumber: 
http://www.helmigs.com/healtharticles_content_fattyliver_id.php

Kurangnya Asupan Air Putih

Air merupakan komponen terbesar yang dibutuhkan dalam tubuh manusia, namun banyak yang mengabaikannya dengan malas minum air putih. Hal ini sering terjadi pada orang yang tinggal di ruangan atau tempat yang dingin, dengan alasan mereka tidak haus. Sebagai saran, jangan turuti keinginan untuk malas minum air putih.
Kebutuhan tubuh akan air putih sesuai dengan usia seseorang. Pada bayi dibutuhkan air sekitar 80%, dewasa 60%, dan usia lanjut di atas 65 tahun membutuhkan 50% air dalam tubuh.
Air adalah zat gizi penting untuk kesehatan tubuh yang berperan sebagai katalisator, pelarut, pelumas, pengatur suhu tubuh, dan sebagai penyedia elektrolit dan mineral dalam tubuh. Selain usia, jumlah air yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan ukuran tubuhnya serta apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya.
Menurut Prof. Hiromi Shinya MD, pakar enzim dan guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine di Amerika Serikat, meskipun setiap orang memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda, namun orang dewasa dianjurkan untuk minum air putih 6 hingga 8 gelas per hari, atau setara dengan 1,5-2 liter per hari.

Akibat Kurang Minum Air Putih

Kurangnya asupan air putih dapat berdampak bagi kesehatan tubuh, beberapa diantaranya adalah :
1. Membuat sel-sel otak menjadi tidak aktif
Saat seseorang kekurangan pasokan air, maka dia akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini dapat menyebabkan cairan otak menurun dan asupan oksigen yang seharusnya mengalir ke otak menjadi berkurang. Hal ini mengakibatkan sel-sel otak menjadi tidak aktif dan tidak berkembang, bahkan dapat menyusut.
2. Menurunkan konsentrasi
Otak memiliki komposisi yang terdiri atas cairan, dan apabila otak tidak mendapatkan asupan air  yang cukup, maka akan mengganggu fungsi kognitif (kepandaian). Otak yang tidak dapat menjalankan fungsi kognitif akan membuat seseorang menjadi mudah lupa, tidak konsentrasi, hingga lemot.
3. Menyebabkan halusinasi bahkan kematian
Dehidrasi dapat menyebabkan gejala ringan seperti haus, sakit kepala, tenggorokan kering, badan panas, lelah, denyut nadi cepat, warna air kencing pekat, ataupun gejala berat seperti halusinasi bahkan kematian.
4. Menyebabkan infeksi kandung kemih
Rentan terhadap infeksi kandung kemih, karena bakteri tidak dapat keluar akibat kurang minum air putih. Adapun gejala infeksi kandung kemih dapat berupa suhu badan sedikit naik, nyeri saat buang air kecil, perasaan tidak dapat menahan buang air kecil, terdapat nyeri tekan di atas tulang kemaluan, dan bahkan mungkin terdapat darah dalam urine. Bagi perempuan disarankan untuk lebih banyak minum air putih, karena panjang saluran kemih lebih pendek dari pada pria. Banyak mengonsumsi air putih dapat membantu bakteri keluar dari saluran kemih dan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.
5. Membuat kulit menjadi kusam
Kurang minum air putih juga dapat membuat kulit menjadi kusam. Ini karena aliran darah kapiler di kulit tidak maksimal.
6. Mengganggu fungsi ginjal
Kurang minum air putih dapat menggangu fungsi ginjal. Oleh karena itu, minumlah air putih yang cukup setiap harinya, karena air dapat membantu mempermudah proses peluruhan komponen pembentuk batu ginjal, yang pada akhirnya keluar bersama urin saat buang air kecil
Sumber: http://www.artikelkesehatan99.com/6-akibat-jika-kurang-minum-air-putih/

Apa yang Terjadi Saat Kita Tidur???

Tidur Tenang atau Non-REM 

Selama siklus tidur kita akan mengalami 2 macam keadaan tidur yaitu keadaan tidur tenang dan keadaan tidur aktif. Tidur tenang sering dikenal dengan istilah tidur NREM atau Non-REM (No Rapid Eye Movement atauTidak Ada Gerakan Mata yang Cepat).
Saat tidur tenang atau NREM atau Non-REM, tubuh seseorang akan mengalami kegiatan yang tenang. Denyut nadi, pernapasan dan tekanan tubuh akan bergerak lebih tenang dan teratur. Ini adalah proses di mana tubuh memulihkan tubuh. Otot-otot, kelenjar tubuh dan susunan tubuh diperbaiki. Zat-zat yang tidak berguna akan dibuang dari tubuh. Pada saat tidur tenang juga terjadi penggabungan protein-protein yang akan digunakan pada saat tidur aktif.
Pada keadaan tidur tenang atau NREM atau Non-REM, seseorang akan mengalami 4 tahap. Berikut ini tahapan yang terjadi ketika Anda mulai tertidur.
  • Tidur Ringan

    Saat pertama kali seseorang mulai tertidur, Anda memasuki tahap pertama di mana Anda mengalami tidur ringan atau tidur dangkal, di mana otot tubuh akan mengendur dan gelombang otak akan bergerak tidak beraturan. Pada tahap ini biasanya dimulai ketika Anda mengantuk dan tertidur. Tahap pertama berlangsung selama 30 detik sampai 7 menit pertama tidurAnda.
  • Tidur Sebenarnya

    Selanjutnya, Anda akan memasuki tahap kedua yaitu tidur sebenarnya, di mana gelombang otak membesar, pecahan-pecahan pikiran dan gambar-gambar mungkin bermunculan dan bergerak di pikiran kita tetapi kita tidak menyadarinya, bahkan Anda sudah tidak sadar dengan keadaan di sekeliling Anda. Tahap kedua berlangsung selama 20 persen dari seluruh waktu tidur Anda.
  • Tidur Lebih Pulas

    Tahap ketiga tidur Anda semakin lelap. Pada tahap ini, tubuh Anda mulai sulit dibangunkan karena sudah terlelap.
  • Tidur Terpulas

    Tahap keempat merupakan tahap tidur paling pulas. Pada tahap ini, otak memproduksi gelombang besar, sebagian besar darah dialirkan ke otot, terjadi pemulihan dan perbaikan fungsi tubuh. Hormon pertumbuhan dihasilkan dan terjadi proses pertumbuhan berlangsung pada tahap ini. Tahap ketiga dan keempat berlangsung selama 50 persen dari seluruh waktu tidurkita.

    Jika saat tertidur, kita tidak bisa memasuki tahap ketiga dan keempat, maka kemungkinan besar saat terbangun kita akan merasa letih bahkan bisa depresi.
Selesai memasuki tahap keempat, Anda akan mengalami tahap pertama kembali, memasuki tahap kedua dan seterusnya. Siklus ini akan berulang beberapa kali. Pada umumnya pengulangan siklus ini berlangsung selama 3 sampai 5 kali. Lamanya 1 kali siklus membutuhkan waktu sekitar 90 sampai 110 menit.

Tidur Aktif atau REM

Setiap siklus tidur tenang atau NREM akan diakhiri dengan tidur aktif atau REM (Rapid Eye Movement atau Gerakan Mata Cepat). Kebalikan dari tidur tenang, denyut nadi, pernapasan, tekanan darah dan aktivitas lainnya berlangsung dengan lebih aktif, cepat dan tidak teratur. Darah dialirkan ke otak dan gelombang otak. Anda dapat melihat seseorang mengalami periode saat saat melihat tonjolan mata bergerak ke kiri dan ke kanan karena memang pada tidur REM, mata bergerak cepat ke kiri dan ke kanan.
Pada saat tidur aktif atau REM inilah seseorang mengalami mimpi yang sebagian besar tidak akan diingat pada saat bangun dari tidur. Anda juga mengalami imobilitas yaitu tidak dapat menggerakkan otot-otot Anda. Hal ini yang berguna agar Anda tidak bergerak sesuai mimpi Anda sehingga membahayakan Anda. Biasanya seseorang mengalami mimpi kira-kira setiap 90 menit sekali dalam sebuah siklus tidur.
Periode tidur aktif berlangsung selama 25 persen dari keseluruhan periode tidur kita. Pada saat tidur aktif atau REM, tubuh memulihkan fungsi-fungsi tertentu dari otak dan juga memperbaiki mental. Pada saat ini pikiran akan memilih, mengolah, mengorganisasi, menghapus hal-hal yang tidak penting dan menyimpan keterangan yang dialami pada hari sebelumnya seperti saat seseorang merekam film dan akan mempersiapkan otak dan pikiran untuk menerima keterangan baru esok harinya. Saat tidur aktif, otak akan menghapus memori jangka pendek atau data tidak penting dan mempertahankan ingatan jangka panjang. Inilah yang membuat setelah tidur, pikiran terasa lebih segar karena tersedia lebih banyak memori otak untuk digunakan lagi.
Selain itu, selama Anda tertidur, tubuh menghasilkan sel T yang akan melawan patogen atau bibit penyakit. Dan saat tertidur, tubuh juga menghasilkan hormon leptin untuk mengatur nafsu makan.
Agar tubuh merasakan manfaat baik dari tidur, seseorang harus mengalami semua proses tidur tersebut dan dalam waktu yang cukup. Jika kita kurang tidur, akan sulit berkonsentrasi, kehilangan memori, dan kosa kata, penurunan kesanggupan berpikir analitis, dan kehilangan kreativitas. Bahkan kurang tidur bisa meningkatkan kekhawatiran dan depresi. Maka, berupayalah agar Anda cukup tidur setiap hari dan rasakan manfaatnya.
Sumber : http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/337-saat-tidur.html